Petani Blok Cepu Produksi Pupuk Cair

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Petani sekitar Ladang Migas Blok Cepu yang tergabung dalam Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) terus membuat trobosan baru untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk setiap tahunnya. Salah satunya dengan membuat bio urin dan pupuk cair yang berasal dari kotoran hewan sapi.

Kegiatan itu saat ini tengah dilakukan oleh Kelompok Tani Subur I, Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Para petani ini di dampingi LSM Bina Swadaya, mitra kerja operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), dalam program peningkatan mata pencaharian berbasis pertanian.

“Karena, bio urin dan pupuk cair yang kita produksi ini setidaknya sudah dapat menjadi alternatif pengganti untuk memupuk tanaman pertaniannya, Mas,” kata Ketua Kelompok Tani (Koptan) Subur I, Ery Gunawan kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (7/2/2015).

Warga desa ring satu Banyuurip itu, mengaku, berterimakasih dengan EMCL maupun LSM Bina Swadaya yang sudah peduli dengan petani di sekitar pengeboran, khususnya Desa Ringintunggal. Karena banyak pengalaman yang didapat petani dalam pendampingan sekolah lapang pertanian.

Baca Juga :   Copet Bus Nyaris Digebuki Massa

“Dengan program ini kami bisa menimba ilmu tentang dunia pertanian,” ujar Ery menjelaskan.

Dia menambahkan, program peningkatan mata pencaharian hasil pertanian ini telah dilakukan LSM Bina Swadaya di desa-desa sekitar Blok Cepu sejak 2014 silam.

“Kami harap Dinas Pertanian mau membantu dan mendukung langkah kami ini. Sehingga bisa menghasilkan produk yang berkualitas. Karena kotoran sapi yang diolah menjadi bio urin ini bisa menjadi solusi mengatasi kesulitan pupuk,” imbuh Fathur Rohman anggota Koptan Subur I. (sam/un).

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *