SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Bupati Lamongan, Jawa Timur, Fadeli, meresmikan penggunaan pintu air di Desa Padenganploso, Kecamatan Pucuk, Selasa (10/2/2015). Sejak prosesi ini tak perlu lagi penjaga air menyelam untuk membuka pintu air.
Seorang penjaga pintu air, Solikin (47), mengatakan, sebenarnya desanya sudah memiliki pintu air. Namun kondisinya sudah lama rusak sehingga menyulitkan ketika musim penghujan tiba.
“Setiap kali musim hujan datang, saya harus slurup (menyelam) ke bawah untuk membuka pintu air. Ini harus saya lakukan karena pintunya terbuat dari kayu tanpa ada alat apapun untuk membukanya. Jika telat sedikit saja membuka pintu, air sungai akan meluap ke rumah warga, “ tutur Solikin.
Dia sangat bersyukur begitu pemerintah daerah akhir tahun lalu merampung pembangunan pintu air senilai Rp387 juta tersebut. Selain itu, dia kini bisa lebih mudah mengatur distribusi air untuk irigasi pertanian.
“Pintu air yang baru sekarang dilengkapi alat untuk membuka tutup pintu air dari atas. Setidaknya saya nantinya tidak perlu slurup lagi, “ ujar dia.
“Saya minta pintu air ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Terutama untuk kebutuhan irigasi pertanian. Sehingga kesejahteraan petani Lamongan dapat berkelanjutan, “ pesan Fadeli.(tok)