Musim Penghujan Ternak Rentan Sakit

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Tingginya curah hujan dan dinginnya suhu udara menjadikan hewan ternak rentan terhadap serangan penyakit demam dan diare. Penyekit ini utamanya menyerang sapi, kerbau, kambing dan unggas. 

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) untuk sejumlah wilayah eks karesidenan Pati, drh.Gundala Wejasena, mengatakan, pengaruh cuaca, biasanya menjadikan hewan ternak rentan terkena demam dalam jangka waktu tiga hari atau istilah latinya bovine ephemeral fever (BEF).

“Meski demikian, peternak tidak perlu panik. Yang perlu dilakukan adalah secepatnya melakukan tindakan medis,” tegas dia.  

Gundala menjelaskan, gejala penyakit yang menyerang hewan ternak bisa dikenali dari beberapa hal.  Yakni Berat badan turun, keluar ingus atau lendir dari mulut, dan kadangkala disertai kaki pincang.

Dia menghimbau, para peternak untuk menjaga pola makan hewan ternak. Utamanya jangan meberikan makanan daun muda atau basah kepada ternak.

“Itu untuk mencegah diare. Sebaiknya makanan diangin-anginkan atau dikeringkan,” pesan pria  yang juga Staf Ahli Bupati Blora Bidang Ekonomi dan Keuangan.

Baca Juga :   Eddi Frits Resmi Jabat Dirut BBS

Dia juga berpsan, dengan melonjaknya harga hewan ternak utama sapi beberapa waktu terahir ini, para peternak diharapkan selalu memperhatikan dan melakukan perawatan secara intensif, salah satunya dengan sering konsultasi kepada petugas medis hewan.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *