Dewan Minta PT GCI Bicara Dari Hati ke Hati

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Geger antara penambang tradisional sumur tua dengan Kerjasama Operasi (KSO) milik Pertamina EP Asset 4, PT Geo Cepu Indonesia (GCI), tampaknya bakal terus membesar. Hal ini membuat DPRD Bojonegoro, segera mencari solusi sebelum konflik sosial semakin melebar.

“Karena jumlah penambang di sumur tua sangat banyak mencapai ratusan,  dan nasib mereka terkatung-katung kami akan memanggil PT GCI untuk menyelesaikan permasalahan,” tegas Ketua DPRD Bojonegoro, Mitroatin, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (11/2/2015).

Dia mengatakan, beberapa waktu lalu sebanyak lima perwakilan penambang dari sumur P-08 di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan meminta keadilan dan perlindungan DPRD. Mereka mengaku haknya merasa dirampas oleh PT GCI.

“Kami meminta PT GCI ini berbicara dari hati ke hati, bagaimana agar para penambang tidak kehilangan mata pencahariannya. Kami berharap mereka mau datang saat kami undang nantinya,” ujar politisi Partai Golkar.

Sementara itu, Humas PT GCI, Danu, mengungkapkan, apa yang diadukan kepada DPRD tidaklah benar. Tidak ada perampasan hak atau pengrusakan alat milik para penambang di lokasi, seperti yang santer diberitakan.

Baca Juga :   Menteri ESDM Usulkan Besaran ICP 2024 Tetap di Kisaran USD70-80/barel, Ini Alasannya

“Sumur itu di bawah pengelolaan PT GCI melalui KSO dengan Pertamina EP Asset 4, tapi tiba-tiba alat milik kami dirusak dan diambilalih penambang,” ujarnya.

Dia tambahkan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan para penambang dan memberikan solusi terbaik, namun tampaknya tidak ada titik temu. Sehingga, meminta bantuan kepolisian untuk mengambil kembali apa yang menjadi hak PT GCI.

“Kami sudah melakukan pendekatan, dan menawarkan solusi terbaik, tapi sepertinya tidak diterima. Karena sumur itu secara sah milik PT GCI, ya kami menggandeng polisi untuk menertibkan mereka,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *