SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Dua orang spesialis jambret dengan korban perempuan dibekuk petugas kepolisian setelah melakukan aksinya di kawasan jalan Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Kedua pelaku adalah Hendra Maarif (20), warga Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban dan Eko Prasetyo (29), warga Dusun Kletek, Desa Mborno, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto.
Hasil penyidikan, kedua pelaku mengaku telah melakukan penjambretan sebanyak 13 kali. Dengan korban rata-rata adalah perempuan yang sedang lengah. Ataupun perempuan yang tengah dibonceng suaminya sehingga sulit untuk melakukan pengejaran.
“Iya, banyak yang perempuan,†kata Hendra Maarif, salah satu tersangka di Mapolres Tuban, Jumat (13/2/2015).
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Tuban, AKP Suharyono, mengatakan, penangkapan kedua pelaku bermula dari laporan korban penjambretan. Korban yang diketahui bernama Yulistiana (36), Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, ketika itu tengah melintas di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo bersama suaminya Dumadi pada tanggal 25 Oktober tahun 2014 lalu.
“Saat itu yang dijambret adalah tas korban yang berisi Blackberry, ponsel Nokia, dan uang tunai sebesar 1.200.000 rupiah,†kata Suharyono.
Selang beberapa bulan, pada bulan Pebruari ini Pin Blackberry milik korban kembali aktif. Korban pun langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolres Tuban.
“Setelah ditelusuri petugas, blackberry tersebut dipegang oleh seseorang asal Desa Penambangan,†kata Suharyono.
Sesuai keterangan pemegang Blackberry, lanjut dia, barang yang dibeli berasal dari Hendra Maarif. Salah satu pelaku penjambretan beberapa bulan lalu.
“Setelah itu kami lakukan penangkapan Hendra Maarif di kawasan Desa Ngemplak, dan Eko Prasetyo di kawasan Alun-alun Tuban,†ucap Suharyono, menerangkan.
Hasil introgasi, ternyata kedua pelaku sudah melakukan penjambretan sebanyak 13 kali. Petugas juga menyita beberapa ponsel dan smartphone, serta dua sepeda motor yang dipergunakan kedua pelaku.(edp)