SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Kerusakan jalan menuju lokasi proyek Banyuurip, Blok Cepu membuat arus Lalu-Lintas (Lalin) terkesan tak beraturan. Karena pengguna jalan dari arah berlawanan saling berebut menghindari lubang jalan yang terjadi hampir merata di badan jalan.
Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan. Karena jalan sepanjang 8 kilo meter (KM) tersebut merupakan jalan poros Kecamatan Kalitidu – Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur, yang setiap hari banyak dilalui para pekerja proyek Banyuurip. Kerusakan terjadi mulai Desa Katur hingga Dusun Gledekan, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam.
Warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Sujud, mengaku, kerusakan jalan menuju Banyuurip sudah berlangsung sejak awal 2014 silam. Namun hingga saat ini belum ada tindakan pembangunan secara maksimal dari pihak pemerintah daerah.
“Ini sangat membahayakan pengguna jalan. Karena pengendara menghindari lubang sehingga membuat arus lalin semrawut tidak teratur,” kata Sujud kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (14/2/2015).
Semrawutnya arus lalin, kata Sujud, bisa dilihat saat tenaga kerja (naker) proyek Banyuurip mulai dari berangkat dan pulang kerja. Karena mereka memilih jalan atau menghindari kubangan yang ada di setiap titik badan jalan.
“Naker banyak yang ambyang-ambyang di jalan saat pulang dan berangkat kerja. Meski menghidari kubangan terkesan jalan miliknya sendiri. Sehingga membuat pengguna jalan yang dari arah berlawanan arus ngalah menghidari meski terblegong kubangan,” ujar dia, menerangkan.
Sujud menambahkan, jalan yang rusak ini sudah pernah dibangun tambal sulam oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bojonegoro pada pertengahan tahun 2014 dan awal bulan Januari 2015.
“Karena hanya ditambal sulam jadi tidak kuat lama dan sekarang rusak lagi. Seharusnya, dibagun total dengan aspal hotmic atau cor seperti depan TWU,” saran dia.
“Informasinya seminggu yang lalu jalan Katur juga habis memakan korban. Tapi tidak meninggal hanya patah tulang saja. Semoga saja baik EMCL atau Pemkab segera membangun. Agar, arus Lalu-lintas bisa lancar sesuai harapan bersama,” sambung Narto warga lain. (sam)