Warga TBR Tak Ingin Tinggalkan Pertanian

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Keberadaan Sumur minyak Tiug Biru (TBR) di Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tak serta merta menjadi magnet bagi warga setempat. Warga di sana tetap tak melupakan lahan pertanian yang sudah ditekuni turun temurun.

“Terobosan untuk dapat pekerjaan di proyek TBR itu juga perlu kami lakukan. Tetapi, dunia pertanian juga tidak akan kami lupakan. Tetap saya lakukan untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari,” kata Prapto, warga Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo kepada suarabanyuurip.com, selasa (17/2/2015).

Dia mengungkapkan, bekerja sebagai petani sudah sejak dulu dilakoni warga sebelum adanya proyek TBR yang dikelola Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Aset IV Filed Cepu. Sehingga dengan adanya proyek TBR tidak akan mempengaruhi warga untuk meninggalkan sektor pertanian.

“Kalau hanya berfikir ke arah proyek saja tidak cukup, Mas. Jadi, buat saya pertanian adalah lebih utama, dan saat ini saya sudah mulai menanam padi,” ucap pria yang juga tokoh masyarakat desa ring satu TBR tersebut.

Baca Juga :   SKK Migas Dukung Pertamina Asset 4 Pacu Produksi Sukowati

Kendati demikian, dengan adanya proyek TBR ini membuka peluang bagi warga untuk mencari terobosan dalam berusaha guna menambah pendapatan. “Karena saya sebagai warga ring satu, saya ingin menciptakan peluang kerja bagi warga,” ujar Prapto.

“Bertani juga penting. Tetapi, terlibat di proyek TBR juga penting. Masak sebagai warga yang terdampak langsung hanya sebagai penonton, kan juga gak baik. Jadi berupaya untuk ikut menikmati kan juga perlu dilakukan,” sambung Wardi warga lain. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *