Jalan Bawah Fly Over Rawan Kecelakaan

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Bagi pengendara, utamanya sepeda motor yang melintas di Jalan Bojonegoro – Padangan, Jawa Timur, tepatnya di bawah jalan layang (fly over) yang menjadi akses utama menuju lokasi proyek ladang migas Banyuurip, Blok Cepu harus ekstra hati-hati. Pasalnya di sepanjang titik badan jalan tersebut banyak kubangan maut yang bisa membahayakan keselamatan pengendara.

Dari pantauan menyebut, di sepanjang badan jalan yang masuk wilayah Desa Sudu, dan Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, itu terdapat lubang-lubang menganga. Baik di sebelah timur arah Kalitidu maupun dari sebelah barat arah Padangan. Kondisi tersebut sangat berbahaya bagi pengendara roda dua. Apalagi, di sekitar jalan itu juga sebagai arus keluar masuknya mobil proyek Blok Cepu.

“Jika pengguna jalan tidak ekstra hati-hati pasti akan terperosok dan terpelanting jatuh,” kata warga Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Yeini  kepada suarabanyuurip.com, Rabu (18/2/2015).

Menurut dia, kondisi itu diperparah dengan musim penghujan seperti ini. Menjadikan jalan bertambah licin akibat banyaknya pedel dan tanah urug untuk material proyek yang tercecer. Selain itu lubang jalan tertutup air sehingga mengakibatkan banyak pengendara utamanya roda dua yang terjungkil balik terperosok kubangan.

Baca Juga :   Peringati Malam Tahun Baru Islam, Warga Purwosari Gelar Istighosah

“Setahu saya seminggu ini sudah dua kali terjadi kecelakaan fatal di bawah flay over, Pak,” ungkap warga ring satu proyek EPC-5 Banyuurip, Blok Cepu.

Jumali, warga lainnya, menuturkan, kondisi jalan di bawah fly over ini sudah mulai rusak sekira lebih dua bulanan. Namun belum tahu sampai kapan jalan tersebut akan dibangun.

“Apa menunggu banyak korban jiwa dulu baru dibangun,” sambung Jumali.

Dia berharap, pemerintah segera membangunnya agar, arus lalu-lintas menjadi lancar dan tidak menyebabkan kecelakaan lalu lintas.(sam/un)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *