Renggut Nyawa Cucu dan Nenek

SuaraBanyuurip.comd suko nugroho

Bojonegoro – Dari 16 korban meninggal kecelakan maut di ruas tol kawasan Jangli Semarang, Jawa Tengah, Jum’at (20/2/2014), yang berhasil diidentikasi sebaanyak sembilan orang. Sedangkan tujuh lainnya belum bisa diidentifikasi karena diduga saat kecelakaan terjadi tidak ditemukan identitas yang melekat pada tubuh korban.

Dari sembilan korban yang berhasil diidentifikasi, empat korban berasal dari dua keluarga. Mereka adalah Bima Saputra (10) dan Maryati (50). Keduanya adalah cucu dan nenek yang tinggal di Desa Dander, Kecamatan Dander.

Kemudian Nanda (13) dan Sunisih (50), keduanya juga cucu dan nenek. Mereka adalah warga Dander, Kecamatan Dander.

“Bima Saputra adalah siswa kelas empat SDN 1 Dander,” kata Kepala Dusun Dander, Sunarko ditemui di posko kecelakaan pendapa Kecamatan Dander.

“Sedangkan Nanda sudah SMP. Tapi sekolahnya dimana saya belum tahu,” lanjut dia.

Menurut Sunarko, peristiwa tragis yang menimpa korban ini sangat memukul keluarga. “Ibu Bima menangis terus setelah mendengar kabar ini,” ujar Sunarko.

Akibat kecelakaan itu, sebanyak 16 orang dikabarkan meninggal dunia dan 56 mengalami luka-luka baik ringan maupun berat. Saat ini, korban masih berada di sejumlah rumah sakit di Semarang di antaranya Rumah Sakit Kariadi, Bhayangkara, dan Elizabhet.

Baca Juga :   Bangun 1200 Rumah Sejahtera

Sesuai data yang di peroleh di Posko Kecelakaan Kecamatan Dander, dari 16 korban meninggal dunia itu sembilan orang sudah berhasil teridentifikasi. Yakni Hj. Tutik Sutrasini (55), Hadi Prayitno, (51), Bima Saputra (10), Maryati (50), Sumisih, Nanda (bukan Miada), dan Syarif Hidayatullah, semuanya warga Desa Dander.

Kemudian, Maryadi (38), warga Dusun Kedungbajul, Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Salfiah, warga Kuncen, Kecamatan Padangan. Sedangkan tujuh orangnya belum bisa teridentifikasi. Para korban kecelakaan ini merupakan rombongan pengajian rutin Habib Lutfi, Pekalongan, Jawa Tengah.

Rombongan berangkat Kamis (19/2/2015) sore kemarin. Namun saat pulang Bus Sang Engon yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di tikungan jalan tol.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *