Antisipasi DBD Paska Banjir Lakukan Fogging

SuaraBanyuurip.com -  Totok Martono

Lamongan- Untuk mengantisipasi serangan demam Berdarah Dengue (DBD) paskah banjir beberapa hari lalu, Dinas Kesehatan Lamongan, Jawa Timur,  mengadakan fogging di Kelurahan Babat dan Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat.

DiKelurahan Babat, kegiatan fogging dilakukan di 400 rumah. Khususnya yang berada di sepanjang aliran Kali Konang yaitu di Jalan Kartini, HOS Cokroaminoto, Jalan Perintis dan Jalan Pemuda.

“Paskah banjir kami mengusulkan dilakukan fogging untuk mengantisipasi terjadinya DBD,” kata Lurah Babat, Nur Wachid kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (21/2/2015).

Sementara kegiatan foging di Kelurahan Banaran dilakukan di dua titik yaitu di RT I/RW VII, RT 3/ RW VII dengan menyasar 180 rumah yaitu di sekitar jembatan perbatasan Babat-Boureno (Bojonegoro).

“Fogging dilakukan untuk mengantisipasi penyakit DBD mas, paskah banjir seminggu lalu, “ kata Lurah Banaran, Cucuk Subagiyana.

Hanya saja, Cucuk menyayangkan, foging yang dilakukan mulai pukul 15.00 WIB, belum maksimal karena hanya dilakukan di dua RT.

“Saya mengajukan tambahan lagi ke Dinkes agar dilakukan foging di dua RT lagi,” cetus Cucuk.

Apalagi DBD sudah menyerang warga Banaran. Saat ini terdapat 4 warga yang sakit DBD.(tok)

Baca Juga :   Vaksinasi Nakes di Kota Migas Capai 67,50%

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *