SuaraBanyuurip.com – Ahamad Sampurno
Blora – Anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0721 Blora, Jawa Tengah, turun ke sawah ikut melakukan ubinan pertanian di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, baru-baru ini. Sejumlah anggota Koramil 05 Kecamtan Cepu, bersama UPTD Pertanian Kecamatan Cepu, ikut melakukukan ubinan para penyuluh pertanian Lapangan (PPL) dilahan warga seluar 85 hektar.
Komandan Koramil Cepu, Kapten Invanteri, Ribut Agiyoto, mengatakan, kegiatan itu dilakukan sesuai dengan memorandum of understanding (MoU) atara TNI dengan Pertanian untuk meningkatkan produksi pangan.
“Kami turun ke bawah, untuk bekerjasama dengan PPL mendampingi para petani untuk meningkatkan ketahanan pangan Nasional,†katanya.
Dia melanjutkan, pihak koramil sebagai garda depan memberikan dorongan kepada masyarakat petani, untuk meningkatkan hasil pertanian. “Harapannya, pemerintah bisa surplus pangan,†tegas Ribut.
Selain itu, menurut Ribut, Petani akan merasa lebih aman karena dilindungi dan di dampingi TNI.
Kepala Desa Jipang, Ngadi, merasa senang dengan peran serta para angota TNI yang turun ke bawah untuk mendampingi para petani. Dia berharap, dengan adanya pendampingan yang intensif dari PPL dan TNI, produktifitas petani semakin meningkat.
Disamping itu, Ngadi juga mengungkapkan, bahwa produksi padi pada musim penen ini lebih baik dari panen sebelumnya. Itu terbukti dari hasil ubinan yang mencapai rata-rata 11 ton setiap hektar. “Luas lahan disini kurang lebih 85 hektar. Dari hasil ubinan, setiap hektar rata-rata bisa mencapai 11 ton,†ungkapnya.
PPL wilayah Desa Jipang, Ike Hayu Krisminarti, menjelaskan, dari hasil ubinan yang dilakukan pertanian dengan Koramil Cepu, mengambil sampel 4 petak sawah dengan Varietas padi berbeda. “Tentunya hasilnya juga berbeda,†katanya.
Dia merinci, Varietas Ciherang rata-rata 11 ton, Varietas Widas rata-rata 12 ton, dan Varietas SL8 mencapai 13,5 ton. “Itu hanya sebatas ubinan. Untuk hasil sebenarnya belum bisa dipastikan,†katanya yang menambahkan, bahwa waraga desa Jipang kebanyakan menamam padi jenis Ciherang.(ams)