SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Tewasnya Muhamad Subkan (8), seorang pelajar berseragam SD di Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, satu hari lalu diduga akibat dibunuh seorang pencuri yang menyatroni rumahnya.
Diduga korban dibunuh karena mengetahui dan kenal dengan pelaku pencurian di rumahnya. Karena takut terbongkar, diduga pelaku langsung menghabisi nyawa korban.
“Korban dipukul menggunakan pigura. Diduga dilakukan pencuri yang sedang menyatroni rumahnya,” jelas Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Suharyono, Kamis (26/2/2015).
Barang bukti pigura itu ditemukan polisi penuh dengan darah di dekat jenazah korban yang bersimbah darah. Selain itu, satu ayam milik orang tua korban dan satu buah handphone diketahui raib.
“Dugaan sementara ada pencuri yang masuk rumah dan diketahui korban sebelum akhirnya dibunuh. Kami masih melakukan penyelidikan supaya pelaku dapat ditangkap,” jelasnya.
Sebelumnya, korban ditemukan tewas di rumahnya pada hari Rabu (25/2/2015) lalu. Kejadian ini diduga terjadi sekitar pukul 11 siang. Tewasnya korban sendiri ditemukan pertama kali oleh kakaknya, Muhammad Amin, yang masih sekolah di MTS sekitar pukul 15:30 WIB.
“Saya harap pembunuh bisa segera ditemukan dan ditangkap,” kata Muhammad Amim, berharap.
Jenazah korban sendiri sudah dimakamkan warga di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat pada malam tadi.(edp)