SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Sebanyak 480-an tenaga kerja (Naker) dari empat perusahaan subkontraktor PT Tripatra – Samsung, pelaksana proyek proyek engineering procurement and constructions (EPC)-1 Banyuurip, Blok Cepu, yang bersentra di wilayah Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur, telah diberhentikan pada Pebruari 2015.
Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, Budi Karyawan, mengatakan, 480 naker itu berada dibawah naungan PT Wifgas, PT Swadaya, PT Bumi Mitra Adi Persada (BMAP), PT Kontrol Power Utama (KPU). Rinciannya, PT Wifgas sebanyak 150 orang, BMAP 130 orang, KPU 50, dan Swadaya 150 orang.
“Karena pekerjaan mereka telah selesai,” kata Budi Karyawan kepada suarabanyuurip.com melalui pesan pendek, Sabtu (28/2/2015), pukul 14.14 WIB.
Dia menjelaskan, untuk bulan sebelumnya ada sebanyak 250 naker yang juga sudah dikurangi. “Mereka pekerja Swadaya,” ujar Budi.
Ditambahkan, pengurangan naker ini akan terus dilakukan hingga proyek yang dikerjakan PT Tripatra -Samsung selesai. “Pengurangan ini akan terus dilakukan karena pengerjaan proyek EPC-1 telah mendekati rampun,” imbuh pria asal Malang, Jawa-Timur tersebut. (sam)