BBS Tertarik Kelola Gas Flare Banyuurip

SuaraBanyuurip.com - D Suko Nugroho

Bojonegoro – Rencana operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) meningkatkan flaring Banyuurip dari 23 juta kaki kubik per hari (Meter Standar Cubic Feed Day/MMSCFD) sampai 70 MMSCFD, menjadi peluang bisnis bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT. Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) untuk mengelolanya. Dengan catatan gas suar bakar yang dihasilkan harus ekonomis untuk diolah.

“Tentu kami tertarik kalau ada jaminan jangka waktu pasokan yang menunjang keekonomian. Tapi kalau cuma tersedia sekitar dua tahun tidak menarik dari sisi investasi,” kata Direktur Utama PT BBS, Deddy Afidick kepada suarabanyuuri.com, Minggu (1/3/2015) malam.

Sayangnya, produksi puncak Banyuurip sebanyak 165 ribu barel per hari (bph) diperkirakan hanya berlangsung paling lama sampai tiga tahun. Selain itu, sesuai pemaparan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tentang adendum analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) RKL – UPL perubahan flaring Banyuurip di Ruang Angling Dharma Pemerintah Kabuaten (Pemkab) Bojonegoro beberapa waktu lalu, peningkatan flaring hanya berlangsung sementara. Karena gas tersebut rencananya akan diinjeksikan kembali.

Baca Juga :   DPRD Bojonegoro Minta Pembongkaran Tangki Timbun SPBU Dilakukan Malam Hari

“Untuk membangun fasilitas pengolahan gas paling tidak perlu 18 bulan. Sedangkan pengembalian investasi pastinya sekitar 5 tahun,” tegas Deddy.

Sebagaimana diketahui, jumlah investasi untuk membangun fasilitas pengolahan gas mencapai sebesar USD 35 juta – USD 40 juta. Jumlah ini seperti yang direncanakan BBS dalam pengolahan gas flare dari Lapangan Sukowati, Blok Tuban. Namun rencana itu belum terealisasi sampai sekarang.

Sesuai skema awal, BBS memperoleh alokasi gas sebanyak 10 MMSCFD dari  sebanyak 24 MMSCFD dari Blok Tuban. Gas tersebut akan diolah di antaranya menjadi condensat, LPG dan LNG.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *