Pengembangan Lapangan Sumber Simpang Siur

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Perkembangan proyek Lapangan Sumber, Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tampaknya, masih simpang siur sampai sekarang. Padahal uji produksi telah selesai dilakukan pada 2013 lalu.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban sendiri berharap Lapangan Sumber bisa cepat dikerjakan. Selain untuk penyerapan tenaga kerja juga sebagai penambahan pendapatan asli daerah (PAD) Tuban.

Field Manager Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), Yuinzar H Dipodiwirdjo, mengatakan, sampai sekarang pihaknya belum bisa memastikan kapan akan melakukan pengeboran deliniasi di Lapangan Sumber. Pengeboran deliniasi diperlukan untuk mengetahui berapa cadangan gas yang ada di sumur tersebut.

“Kalau deliniasi belum tahu, kapan akan dimulai,” kata Yunizar kepada Suarabanyuurip.com usai peresmian SDN Rahayu.

Yunizar menjelaskan, saat ini tengah dilakukan evaluasi ulang di Lapangan Gas Sumber. Evaluasi meliputi hasil pengeboran satu sumur yang ada di sana dan evaluasi hasil seismik yang telah dilakukan.

“Karena apa? karena kita juga belum menemukan cadangan terbukti. Jadi setelah di evaluasi ada kemungkinan kita perlu mengebor lagi sumur deliniasi untuk menghitung total cadangan yang ada di sana ,” ucapnya.

Baca Juga :   Elnusa Raih Penghargaan di Ajang IAGI Exploration Award 2020

Sumur Sumber 1 telah selesai melakukan uji produksi sejak bulan November tahun 2013 lalu. Saat itu operator menyebut akan segera melakukan evaluasi dan melakukan pengeboran deliniasi di lokasi yang ditemukan cadangan hidrokabon selama proses ekaplorasi ini.(edp) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *