Harga Minyak Naik, BPE Produksi Lagi

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Setelah sempat menghentikan produksi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, Jawa Tengah, PT Blora Patra Energi (BPE), mulai melakukan produksi sumur minyak tua kembali. Hal ini menyusul adanya kenaikan harga minyak mentah sejak awal Bulan Maret 2015.

Naiknya harga minyak mentah ini berpengaruh terhadap kenaikan ongkos angkat angkut minyak yang diproduksi dari sumur minyak tua.

Menurut Plt Direktur PT BPE Christian Presetya, memasuki bulan maret ongkos angkat angkut minyak mentah mengalami kenaikan. “Infonya barusan di email dari Pertamina. Harga bulan Maret Rp2.718,” katanya kepada suarabanyuurip.com, Selasa  (3/3/2015).

Dia menuturkan kenaikan tersebut menyusul adanya kenaikan harga minyak mentah beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, selama Januari dan Pebruari ongkos angkat angkut minyak mentah sumur tua turun drastis. Yakni dari sebelumnya Rp4.160 per liter, turun menjadi Rp 2.950/liter pada Januari dan turun lagi turun lagi R2.189 per liter pada Pebruari.

“Dulu kami menghentikan produksi karena belum terbiasa dengan penetapan harga yang berubahubah tersebut,’’ tandasnya.

Baca Juga :   KSO Lapangan Sumur Tua Harus Libatkan Daerah

Akibatnya, nyaris selama bulan Pebruari, tidak ada setoran dari BPE ke Pertamina lantaran penghentikan produksi dari sumur tua. “’Sudah beberapa hari ini kami berproduksi lagi,” katanya.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *