SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Polres Tuban, Jawa Timur, menggelar rekonstruksi pembunuhan Muhammad Subkan (8), siswa Sekolah Dasar (SD) di Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jumat (6/3/2015).
Rekobstruksi dilakukan di rumah milik Nur Salim, warga Dusun Jabung, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Kepala Satreskrim (Kasatreskrim) Polres Tuban, AKP Suharyono, mengatakan, sengaja tidak melakukan rekonstruksi di lokasi pembununhan dengan alasan keamanan. Keamanan yang dimaksud adalah kemungkinan adanya amuk massa dari warga setempat yang geram dengan ulah pelaku.
“Pertimbangan keamanan, jadi kita gelar rekosntruksi di lokasi lain,†tegas Suharyono.
Selama proses rekonstruksi, tampak pelaku, M Zaini, melakoni adegan demi adegan sebelum peristiwa naas itu terjadi. Termasuk cara dia masuk ke dalam rumah korban melalui pintu samping, mengambil ayam, memecahkan figura berisi uang, dan ketika kepergok korban yang baru pulang sekolah.
Korban diperankan Tatang (8), seorang bocah SD yang diminta bantuan oleh petugas ketika ikut menonton proses pembunuhan. Sempat ada percakapan antara pelaku dan bocah ini sebelum akhirnya korban dibunuh.
“Kalau totalnya ada 35 adegan, 33 adegan di rumah dan 2 adegan ketika pelaku menjual barang curian,†ujar Suharyono, menjelaskan.
Rekosntruksi ini menarik perhatian warga sekitar. Mereka menonton karena penasaran dengan wajah pelaku dan proses pembunuhan.(edp)