SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Operator lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) bekerjasama dengan Ademos, menggelar pelatihan konveksi sebagai bentuk pendampingan program kemandirian industri kreatif batik, dan kaos Jonegoroan.
Pendamping Program Ademos, Kundori, mengatakan pelatihan tersebut sebagai tindak lanjut program industri kreatif yang dilaksanakan di desa sekitar lapangan Banyuurip. Diantaranya adalah, Desa Leran, Sukoharjo, Ngunut, dan Desa Dander.
“Desa – desa itu masih tahap membatik dan menyablon saja,”ujar Kuncoro kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (7/3/2015).
Oleh karena itu guna meningkatkan ketrampilan EMCL, dan Ademos berinisiasi mengembangkan program dengan mengadakan pelatihan konveksi, agar tercipta peluang industri kreatif yang terpadu. Nantinya akan muncul perajin batik, kaos, dan konveksi.
“Apalagi nanti akan ditopang toko Bojonegoro dan koperasi industri kreatif,” imbuhnya.
Dia menambahkan, pelatihan berlangsung selama satu bulan dimulai tanggal 20 Februari sampai 21 Maret 2015 lantai 2 toko Bojonegoro.
Indah, salah satu peserta mengaku senang dengan pelatihan tersebut. Terlebih dia juga berminat dibidang konveksi, dan bercita – cita ingin menjadi pengusaha konveksi.
Field Public and Government Affairs Manager EMCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan melalui program tersebut EMCL mendukung Pemkab Bojonegoro untuk mengembangkan potensi lokal ekonomi sebagai bentuk peningkatan kesejahteraan masayarakat.(roz)