Jalan Menuju Banyuurip Dipenuhi Lumpur

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Jalan menuju lokasi we’ll pad (tapak sumur) A dan B Banyuurip, Blok Cepu, tepatnya di barat Pos Koramil, masuk perbatasan Desa Gayam – Brabowan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur, dipenuhi lumpur. Penyebabnya, saluran air di sepanjang jalan itu kurang memadai sehingga tak mampu menampung air hujan dan meluber ke jalan.

Akibatnya, lumpur terbawa air yang meluber kejalan. Jika itu dibiarkan, selain menjadikan jalan mudah rusak, juga rawan kecelakaan. Apalagi jalan tersebut merupakan jalan utama warga dan akses bagi para pekerja proyek Banyuurip, Blok Cepu.

“Kalau begini terus ya bahaya. Karena lumpurnya meluber ke jalan membuat jalan menjadi licin,” kata Paeno, warga Templokorejo yang setiap hari melintas jalan itu.

Dia mengaku, sebelumnya saluran air di sepanjang jalan itu berfungsi dengan baik. Namun setelah jalan dilebarkan, saluran air tidak dibangun dengan semestinya.

“Sehingga setiap hujan deras airnya selalu melompat ke jalan,” ujarnya.

Senada juga disampaikan, Parmo, warga Brabowan. Dia berharap, pihak terkait untuk segera menanganinya.“Ya harus dibuatkan saluran irigasi permanen agar air tidak meluber ke jalan. Apalagi sekarang ini memsuki musim hujan,” sambungnya.

Baca Juga :   Wapres ke Bojonegoro, Bupati ke Brazil

Dari pantauan, di samping kanan dan kiri jalan tak ada saluran irigasi memadai, di lokasi tersebut terdapat pipa milik ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) yang ditanam. Pipa tersebut berfungsi menyalurkan minyak mentah dari Lapangan Banyuurip ke Gas Oil Separation Plant (GOSP). (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *