Paving Jalan Gayam Disambut Warga

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) dari desa sekitar proyek minyak Banyuurip, Blok Cepu mendukung aksi kemitraan pemberdayaan masyarakat, dalam bentuk pembangunan infrastruktur jalan dari operator Banyuurip, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL). Salah satunya pavingisasi jalan menuju SMPN 1 Gayam di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kepala Desa Katur, Kecamatan Gayam, Sukono, mengatakan, sangat mendukung Program Patradaya yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari EMCL yang bekerja sama dengan LSM Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (Lima 2B) ini,  sangat bermanfaat bagi masyarakat karena dapat meningkatkan arus transportasi warga. 

“Terima kasih dan Alhamdulillah atas diresponnya usulan saya dengan Pak Kades Gayam, Winto direspon EMCL. Jadi, tentunya saya mendukung banget, Mas. Karena, bertujuan baik untuk perkembangan dalam meningkatkan pembangunan desa,” kata Sukono kepada  Suarabanyuurip.com  melalui telepon, Kamis (12/3/2015).

Dia mengatakan, infrastruktur berupa pavingisasi jalan ini tidak hanya memperlancar arus lalu-lintas, tetapi juga memperlancar anak-anak sekolah SD maupun SMP. Sekaligus bisa meningkatkan perekonomian warga.

Baca Juga :   Tripatra Lanjutkan Pengobatan Gratis

“Kalau jalannya masuk wilayah Desa Gayam tapi pemanfaatnya mayoritas warga saya. Utamanya warga yang ada di Dusun Kapol. Karena itu, kalau jalannya baik warga mudah, lancar dalam berusaha, dan mengangut hasil pertaniannya,” terang Ketua Paguyuban Kades se-Kecamatan Gayam tersebut.

Diharapkan, program seperti ini nantinya bisa dilanjutkan dan ditingkatkan oleh EMCL maupun perusahaan lain yang beraktifitas di proyek Banyuurip. Jalan tersebut juga sebagai akses utama untuk menyambung ke Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro. Apalagi, di samping jalannya juga terdapat pipa pengalir minyak dari Banyuurip menuju Tuban, Jawa-Timur milik PT Geo Link.

“Mudah-mudahan Jembatan yang dekat wilayah hutan sudah rusak nanti juga ikut dibangun sekalian, termasuk sisa jalan yang belum dibangun. Hal ini juga sudah tak usulkan ke Geo Link tapi belum direspon. Tentunya sebagai bentuk CSR yang menjadi tanggungjawab perusahan,” imbuhnya.

Direktur Lima 2B, Mugito Citrapati melalui Team Leadernya, Ali Musyafa’, menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan pavingisasi menuju SMPN Gayam yang masuk di RT/RW 01/01 Desa Gayam tersebut sepanjang 270 x 3,5 meter. Dengan pembangunanya dimulai sejak bulan Pebruari 2015, dan diselesaikan pada awal bulan Maret 2015.

Baca Juga :   PHE Randugunting Bangun Sumur Arteis

“Alhamdulillah pengerjaannya sudah selesai 100 persen. Mudah-mudahan program yang kami dampingi ini dapat bermanfaat bagi warga. Tentunya kusus warga Desa Gayam dan Katur, umumnya semua warga desa sekitar proyek Banyuurip,” sambung Team Leader, LSM Lima 2B, Ali Musyafa’ terpisah. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *