SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, menyebut kalau umat Islam yang ada di Timur Tengah sangat memalukan.
“Kita alihkan kiblat Islam (contoh peradaban Islam) ke Indonesia. Bukan Timur Tengah. Karena Timur Tengah sudah memalukan, umat Islamnya sangat-sangat memalukan,†kata Aqil Siradj, kepada sejumlah wartawan di Pendopo Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (14/3/2015).
“Perang saudara gak selesai-selesai, bunuh-bunuhan tidak pernah berhenti, sudah tidak layak dijadikan kiblat timur tengah itu,†lanjut Said Aqil memalukan.
Menurut Said, spirit untuk menjadikan umat Islam Nusantara sebagai contoh umat Islam di dunia akan dibawa ke Muktamar NU ke-33 yang akan diadakan di Kabupaten Jombang, pada tanggal 1 sampai 5 Agustus 2015 mendatang.
“Islam Nusantara sebagai peradaban Indonesia dan dunia,†kata Said menyebut tema Muktamar mendatang.
Dia mengatakan, sudah waktunya Indonesia, dalam hal ini NU menunjukkan kepada dunia wajah Islam yang sebenarnya. Dia juga menegaskan secara terang-terangan menolak gerakan ISIS yang saat ini tengah merebak.
“ISIS itu merupakan gerakan petualang, bukan pejuang,†jelas Isis.
Said mengatakan, di Indonesia saat ini disinyalir sudah ad 514 simpatisan Isis. Untuk itu dia meminta kepada semua warga NU untuk berhati-hati dan waspada dengan provokasi atau ajakan untuk bergabung dengan ISIS.
“Kalau dari NU sejak dulu, baik itu ada gerakan Radikal apa tidak selalu mengajarkan Islam sebagai agama yang santun, berbudaya, berakhlak, dan berperadaban,†tandasnya.(edp)