Membuka Peluang Penambang Asli Bojonegoro

SuaraBanyuurip.com -  Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemilik Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Sumur Tua, Pertamina EP, menyampaikan, kedatangan Panglima TNI, Jenderal Moeldoko hari ini merupakan bentuk dukungan atas koordinasi Pertamina EP dengan aparat hukum atas pelanggaran yang terjadi di sumur tua di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Kita tidak hanya dengan TNI saja, tapi juga kepolisian. Dan ini menjadi kesempatan emas bagi para penambang asli Bojonegoro dan mengembalikan kesejahteraan yang seharusnya menjadi milik mereka,” tegas Vice President HSSE Pertamina EP, Heri Budiarso, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (13/3/2015).

Dia mengatakan, komitmen Pertamina EP adalah menyenangkan penambang asli Bojonegoro yang selama ini menjadi bagian yang sangat penting dalam pengelolaan sumur tua. Setelah penertiban dilakukan, pihaknya akan memberi pembinaan dan membangun kembali ketaatan para penambang pada undang-undang dan hukum yang berlaku.

“Kita akan memberikan pengertian, pembinaan, pendidikan kepada penambang agar mengerti aturan dan hukum yang berlaku. Kemudian, kita mengimplementasikan aspek penambangan di sumur tua yang sebenarnya sesuai Permen ESDM No. 1 Tahun 2008,” papar Heri Budiarso.

Pria asli Jogjakarta ini mengaku, telah menghubungi Bupati Suyoto atas kegiatan yang dilaksanakan hari ini dan mendapatkan dukungan penuh. Selain itu, juga akan mengevaluasi klausul-klausul pemegang kontrak dengan sumur tua.

“Jadi, bagaimana semua kegiatan yang dilakukan dengan cara-cara tidak benar harus ditindak. Dan secepatnya kami lakukan itu,” tegas Heri Budiarso.(rien)

Baca Juga :   Harga Jagung di Lamongan Rp2.700/Kg

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *