57 Warga Tuban Meninggal Karena AIDS

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Selama medio lima tahun sejak tahun 2000, sebanyak 57 orang meninggal dunia akibat terjangkit virus mematikan HIV/AIDS di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, sejak tahun 2.000 sampai 2015 ini, di Tuban ada sekitar 206 penderita virus mematikan ini. Dari jumlah ini sudah ada 57 orang meninggal setelah mengidap penyakit yang belum ditemukan obatnya ini.

“Kalau yang meninggal sudah ada 57 orang pengidap penyakit ini. Sementara data yang ada di Tuban ada 206 penderita sejak tahun 2000 lalu,”kata Kepala Dinkes Tuban, Syaiful Hadi, ketika dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin (16/3/2015).

Dari keseluruhan, justru penderita yang paling banyak mengidap virus ini adalah Ibu Rumah Tangga. Jumlahnya mencapai 47 orang. Disinyalir ibu-ibu ini tertular HIV/AIDS akibat ulah suaminya setelah melakukan seks bebas.

Setelah Ibu rumah tangga, pengidap HIV/AIDS juga diderita para pekerja swasta,  dan sopir kendaraan yang biasa melakukan perjalanan jauh. Sementara PSK justru menuruti posisi keempat, karena biasanya profesi ini justru sangat berhati-hati ketika akan melakukan hubungan seksual.

Baca Juga :   479 PPPK di Bojonegoro Akan Mulai Terima Gaji Maret Mendatang

“Kalau PSK sekitar 20 orang,”kata Syaiful.

Dia meminta kepada warga untuk tidak takut memeriksakan diri ketika terjangkit penyakit ini. Biasanya banyak warga yang merasa malu, padahal diketahuinya penyakit ini sejak dini untuk kebaikan bersama.

“Sebaiknya kalau merasa ada gejala langsung diperiksakan ke klinik, jangan malu karena untuk kepentingan bersana,”tandasnya.

Informasi yang dihimpun Suarabanyuurip.com, gejala penyakit ini adalah demam, mudah lelah, timbulnya ruam kulit menyerupai bisul dan jerawat, mual dan muntah dan biasanya diikuti berat badan berkurang drastis dan batuk kering.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *