SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) untuk membantu perbaikan gorong-gorong di RT 18.
Kepala Desa campurejo, Edi Sampurno, mengatakan, gorong-gorong tersebut mengalami kerusakan dengan kondisi ambrol dan menutupi saluran air. Kerusakan dikarenakan adanya transportasi kendaraan berat akibat pesatnya pembangunan di wilayahnya.
“Mungkin karena kelebihan beban, akhirnya ambrol,” katanya kepada suarabanyuurip.com, Senin (16/3/2015).
Namun, menurut Edi, kerusakan tersebut telah dimintakan bantuan perbaikan tidak hanya kepada JOB P-PEJ, namun juga Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Bahkan, beberapa hari yang lalu baik dari JOB P-PEJ maupun DPU sudah melakukan survei.
“Jadi dua-duanya saya mintakan bantuan, mana yang cepat dahulu,” ujarnya.
Edi menyatakan, panjang gorong-gorong yang rusak tersebut kurang lebih ada sekitar 6 meter. Namun, karena masih dalam tahap survei belum ada kepastian instansi mana yang akan memperbaikinya. Meskipun begitu, dia berharap agar perbaikan segera dilakukan agar tidak terjadi polemik di masyarakat.
Sementara itu, Ketua RW 02, Imam Sutikno, mengaku, mendapat laporan dari warganya jika kerusakan gorong-gorong tersebut membuat pengendara motor celaka karena tidak berhat-hati. Oleh sebab itu, warga setempat memblokir jalan menuju Pad A dengan sebatang pohon.
“Supaya semua tahu, kalau ada gorong-gorong ambrol dan membahayakan,” tegasnya. Â
Dikonfirmasi terpisah, Humas JOB P-PEJ, Nurhasim, membenarkan permintaan pemdes Campurejo untuk perbaikan gorong-gorong tersebut. Namun, apakah akan diperbaiki atau belum menunggu kepastian dari kantor pusat meskipun telah dilakukan survei.
“Yang jelas, kami sudah melakukan survei terkait kerusakan itu,” pungkasnya.(rien)