Kecamatan Ngasem Minta Bantuan Pagar Operator Migas

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pemerintah Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur meminta kepada operator migas Blok Cepu ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) maupun Operator Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC),  memperhatikan wilayah operasi mereka melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Camat Ngasem, Suwignyo, mengatakan, operator migas yang melakukan kegiatan di wilayahnya perlu meningkatkan prorgram CSR, utamanya pembangunan di bidang infrastruktur.

“Sekitar dua bulanan saya telah mengirimkan surat kepada EMCL maupun PEPC tentang bantuan untuk pembangunan pagar Kantor Kecamatan Ngasem yang baru melalui dana CSR. Tapi sampai saat ini untuk EMCL belum ada respon, Mas,” kata Camat Ngasem, Suwignyo kepada suarabanyuurip.com, Selasa (17/03/2015).

Dia menjelaskan, dari usulan yang diajukan kepada dua operator migas itu baru PEPC yang sudah merespon balik atas surat yang dikirim. “Kalau PEPC sudah langsung meminta proposal pengajuannya, dan proposalnya juga sudah tak kirim. Mungkin masih dalam proses,” terangnya.

Suwignyo menambahkan, pengajuan pembangunan pagar di kecamatan yang baru ini, juga sebagai kelengkapan kantor. “Mudah-mudahan segera ada perhatihan dari EMCL, dan juga proposal yang sudah tak kirim di PEPC semoga segera realisasi,” imbuhnya berharap. (sam)

Baca Juga :   Minta Ada Produk Hukum Lain

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *