Kayangan Api Disiapkan Jadi Wisata Mistis

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyiapkan wisata mistis di Kayangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem. Konsep tersebut untuk menarik perhatian pengunjung baik dari dalam maupun luar daerah.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pelestarian Budaya Disbudpar Bojonegoro, Suyanto, menyampaikan, nantinya para pengunjung pada saat masuk ke dalam lokasi inti harus menggunakan ritual.

“Tempat wisata juga akan dibuka pada malam hari,” tukasnya.

Dia melanjutkan, pengunjung harus melepas alas kaki, dan membasuh dengan air suci yang disediakan, membawa sesajen, membaca ritual, dan menggunakan udeng, dan slayer. Selain itu, saat berjalan mengikuti jalan setapak, melewati kori wetan mengitari Kayangan Api sebanyak tujuh kali atau iter-iter.

“Lalu berdoa di petilasan Kriyo Kusumo, dan menaburkan kembang setaman,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, untuk membentuk image wisatawan tentang wisata mistis, para pengunjung juga bisa melakukan ritual menyeberangi Kayangan Api.

“Kami mentargetkan konsep ini dalam waktu satu tahun, dan Insya Allah 2016 bisa dinikmati masyarakat luas,” tukasnya.

Dia menceritakan, skenario cerita tentang Kayangan Api dimulai saat perjalanan lelana brata, sampailah Empu Supogati di hutan jati yang terdapat sumber apinya.

Disini Empu Supogati bertafakur di bawah pohon jati, untuk meredam nafsu serakah memiliki keris Kyai Sumelang Gandring, dan memohon petunjuk agar dapat memiliki keris yang serupa dengan pusaka tersebut.

Dengan memanfaatkan sumber abadi tersebut, dia membuat keris dan alat-alat pertanian. Keris Empu Supogati yang pernah dibuat dan sangat terkenal adalah Keris Jangkung Luk Telu Bliring Pak Gonjo.

Selain keris Empu Supogati juga membuat alat-alat pertanian yang sering diberikan kepada rakyat yang tinggal di sekitar Kayangan Api, yakni Dukuh Mandu, Desa Sendangharjo.
Untuk menghilangkan jejak agar tidak diketahui identitas aslinya, Empu Supogati merubah namanya menjadi Empu Kriya Kusuma. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Bupati Bojonegoro Kembali Tak Hadir, Mediasi Ditunda Seminggu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *