Proyek KDK Butuh 52 Naker

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Suarabanyuurip.com- Total sementara kebutuhan tenaga kerja di proyek Lapangan Kedung Keris (KDK), Blok Cepu di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur disebutkan hanya 52 orang. Dari jumlah tersebut sebagian termasuk kategori unskill (tenaga kasar), seperti flagman dan helper.

“Total yang dilaporkan ke kami ada 56 tenaga kerja,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro, Adie Witjaksono ditemui usai sosialisasi pemboran Sumur KDK di balai desa setempat, Rabu (18/3/2015).

Adie mengatakan, kebutuhan tenaga kerja di proyek migas diutamakan dari warga lokal desa terdampak.Terlebih untuk kategori pekerja kasar. Sedangkan untuk kategori lain bisa dari lokal Bojonegoro.

“Sesuai amanat Perda Nomor 23 Tahun 2011 bahwa 100 persen tenaga kerja unskill harus dari lokal,” tegasnya.

Mengenai berapa jumlah subkontraktor yang terlibat, mantan Camat Margomulyo itu mengaku belum mengetahui. Sebab masih belum mendapat laporan dari operator maupun kontraktornya.

Adi menyarankan, agar warga di sekitar proyek mengikuti program pelatihan tenaga kerja yang diselenggarakan oleh pemerintah secara gratis. “Sehingga jangan hanya sekadar meminta pekerjaan, namun bagaimana bisa mengetahui serta meningkatkan potensinya,” sarannya.(roz)

Baca Juga :   Naker KDK Mulai Berkurang

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *