KP3 Janji Tertibkan Pupuk Ilegal

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Tuban, Jawa Timur, mengaku sudah mendengar adanya penggerebekan pupuk ilegal yang berada di salah satu gudang di Desa Pakel, Kecamatan Montong, Rabu (18/3/2015) kemarin.

Menyusul adanya kasus mafia pupuk ini, Ketua KP3 Tuban, Budi Wiyana, berjanji akan melakukan penertiban usaha ilegal ini. Dengan mengajak sejumlah komponen lain seperti Polri maupun TNI.

“Ya kita akan tertibkan adanya peredaran pupuk ilegal,” tegas Budi Wiyana, Ketua KP3 sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Kamis (19/3/2015).

Meski belum menjelaskan secara detail, Budi mengatakan, tidak diperbolehkan adanya usaha penjualan pupuk bersubsidi secara ilegal. Dalam hal ini usaha tersebut tidak mengantongi persyaratan seperti halnya ijin dan penyalurannya tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Yang jelas akan kita tertibkan,” tandas Budi Wiyana.

Senada disampaikan anggota KP3 lain, Herry Prasetyo S. Pria yang juga Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tuban itu menambahkan kalau memang ada wewenang dari anggota TNI untuk ikut menertibkan peredaran pupuk ilegal.

Baca Juga :   Disenggol Motor Pelajar SMP, Pesepeda Pancal Tewas

“Ini setelah ada upaya khusus penanganan peredaran pupuk ilegal, dimana ada instruksi dari Presiden ke Panglima TNI supaya ikut menangani permasalahan ini,” timpal Herry kepada suarabanyuurip.com melalui ponselnya.

Dia mengatakan, perintah itu kemudian diterjemahkan melalui penandatanganan kerjasama (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kementerian Pertanian dan Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) untuk menangani masalah ini.

“Di daerah kerjasama dilakukan antara Kodim dengan Dinas Pertanian,” tegas Herry menanggapi penggerebekan yang juga dilakukan anggota TNI.

Dia berharap peredaran pupuk ilegal tidak lagi terjadi di wilayah Tuban. Karena dianggap merugikan petani.

Diketahui KP3 beranggotakan dinas-dinas yang terkait dengan masalah ini. Seperti Sekda Tuban, Dinas Pertanian Tuban, Dinas Penyuluhan Perikanan dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Perekonomian dan Pariwisata.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *