Bangun 57 ribu Meter Jalan Usaha Tani

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan-  Berbagai upaya ditempuh Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, agar pendapatan petani di wilayahnya bisa meningkat. Salah satunya dengan mempermudah akses petani untuk membawa hasil produksi dari sawah melalui rehabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT).

Tahun ini Pemkab Lamongan sudah menyiapkan anggaran sekira Rp10 miliar untuk membangun Jalan Usaha Tani (JUT). Dana tersebut akan disalurkan kepada 95 kelompok tani yang tersebar di berbagai kecamatan di Lamongan.

“Tahun lalu sudah dilakukan rehabailitasi terhadap 18 ribu meter jaringan tingkat usaha tani dan jaringan irigasi desa. Kemudian tahun ini akan dilakukan pembangunan dan perbaikan untuk setidaknya 57 ribu meter jalan usaha tani, “ ujar Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Infokom Lamongan, Sugeng Widodo kepada suarabanyuurip.com, Jumat (20/3//2015)

Sugeng mengungkapkan, Bupati Fadeli memberi prioritas lebih agar ada upaya inovatif peningkatan kesejahteraan petani. “Harapan beliau, dengan jalan usaha tani yang mulus, ongkos angkut produksi pertanian akan rendah sehingga kesejahteraan petani juga akan meningkat,“ kata dia.

Selain itu, dengan akses jalan yang mulus hingga ke areal persawahan, petani tidak akan kesulitan memasarkan hasil panen.
 
“Pak Fadeli sendiri sudah sejak lama menyadari keengganan generasi muda untuk memegang cangkul dan belepotan lumpur sawah. Karena itu harus ada upaya melakukan modernisasi pertanian dengan pemberian bantuan alat sistem pertanian,” tutur Sugeng.

Sampai saat ini, sudah disalurkan bantuan hand traktor sebanyak 1.394 unit, pompa air sebanyak 281 unit dan alat panen multiguna 34 unit, serta transplanter atau mesin tanam padi sebanyak 64 unit.(tok)

Baca Juga :   Minta Pendapat Umat, Tolak Serahkan Sertifikat Kelenteng Hok Swie Bio

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *