21 Desa di Lamongan Terjangkit Wabah DBD

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Warga desa wilayah Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur resah dengan merebaknya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD). Dalam seminggu ini puluhan orang dirawat di sejumlah Puskesmas dan Rumah Sakit terserang DBD.

Menurut seorang kepala desa di Kecamatan Sekaran yang enggan disebutkan identitasnya, serangan DBD di Kecamatan Sekaran sudah terkatagori luar biasa. Jumlah penderita DBD mencapai ratusan. Namun,  tidak terdata semua oleh pihak kecamatan maupun Dinas Kesehatan Lamongan.

“Jumlah penderita DBD mencapai 700-an orang. Bahkan ada satu desa yang warganya terserang DBD hingga 200 orang, “ ujarnya.

Meski DBD mewabah, tidak ada tindakan serius dari pihak terkait. Kegiatan fogging hanya dilakukan di beberapa desa sehingga sulit menekan penyebaran DBD.

“Setahu saya baru Desa Sekaran dan Miru yang dilakukan fogging. Besok baru fogging di Desa Siman, dan Jugo, “ ujarnya lagi.

Kades Siman, Mujaidi, membenarkan jika besok di desanya akan dilakukan fogging gratis dari Dinas Kesehatan Lamongan.

Baca Juga :   Warga Sehat Bersama Sahabat Pertamina EP

“Ada sekitar 414 rumah yang akan difogging, “ jelasnya. Di desanya sendiri sudah ada 4 warga yang terserang DBD.

Camat Sekaran Yuli Wahyuwono membenarkan jika diwilayahnya terjangkit DBD. Hampir keseluruhan dari 21 Desa yang terserang DBD. Meski begitu dia menampik jika penderita DBD di wilayahnya mencapai ratusan jiwa.  Data yang ada jumlah penderita DBD hanya 48 orang.

Menurut Yuli, berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan wabah DBD. Diantaranya, melalui penyuluhan kesehatan, gerakan PSN, dan fogging dari Dinas Kesehatan. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *