SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Anak perusahaan ExxonMobil Corporation, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mengumumkan bantuan dana senilai 1,9 Juta US Dolar untuk penyelenggaraan program pengembangan pendidikan di Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur, sekitar lokasi proyek Banyuurip di Pendopo Malowopati.
Dukungan Exxon Mobil Corporation diperuntukan untuk membantu enam sekolah di Bojonegoro dan Tuban dalam bentuk Program Pengembangan Sekolah, bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation.
Fokus program ini adalah pelatihan untuk guru, manajemen dan tata kelola sekolah, pengembangan kurikulum serta pelatihan bagi para siswa. Sekitar 240 guru Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Pertama akan mendapatkan manfaat dari program ini. Program ini juga melibatkan partisipasi aktif dinas pendidikan dan masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut dihadiri Presiden ExxonMobil Indonesia, Jhon M. Gibbs, Vice President ExxonMobil Indonesia, Erwin Maryoto, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementrian ESDM, Djajang Sukarna, dan Bupati Bojonegoro, Suyoto.
Dukungan ini diberikan sejalan dengan proyek pengembangan Lapangan Banyuurip yang segera selesai. Proyek Banyuurip telah memberi manfaat penting berkelanjutan bagi Indonesia dan masyarakat setempat, termasuk investasi yang ditanamkan bernilai lebih dari $3 miliar dan kontrak kepada lebih dari 460 perusahaan Indonesia. Selama masa proyek, Banyuurip diharapkan bisa memberi pemasukan signifikan bagi pemerintah Indonesia serta beragam manfaat bagi masyarakat sekitar.
Direktur Putera Sampoerna Foundation, Nenny Soemawinata mengatakan, program ini merupakan kemitraan jangka panjang yang dilandasi oleh visi bersama untuk memajukan pendidikan dengan dukungan dari ExxonMobil.
“Kami telah melaksanakan berbagai program pendidikan di seluruh Indonesia. Dan berharap bisa melaksanakan prakarsa ini di sekolah-sekolah di Bojonegoro dan Tuban,†lanjutnya
Presiden ExxonMobil Cepu Limited, Jon M. Gibbs, menyampaikan, rasa bangga bisa bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation dan Yayasan Bina Swadaya dalam program penting ini.Â
“Selain itu, bersama para mitra Blok Cepu, kami siap memprakarsai berbagai program lain yang akan mendukung pengembangan ekonomi lokal,†ungkap saat peluncuran program pengembangan sekolah di Pendopo Malowopati.
“Melalui kemitraan dengan masyarakat dan pemerintah setempat, kami terus mendukung pengembangan kualitas hidup masyarakat di mana kami beroperasi,†lanjutnya.
Proyek Banyu Urip yang juga bermitra dengan PT. Pertamina EP Cepu dan Badan Kerjasama PI Blok Cepu, telah berinvestasi dalam pengembangan tenaga kerja, pengembangan pemasok, dan berbagai program kemasyarakatan untuk lebih dari 70.000 anggota masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Blora.
ExxonMobil Cepu Limited menitikberatkan program kemasyarakatannya di tiga sektor, pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi. ExxonMobil Cepu Limited dahulu dikenal sebagai Anak perusahaan ExxonMobil dan para pendahulunya telah beroperasi di Indonesia lebih dari 100 tahun, dan sejak 1968 telah menginvestasikan lebih dari $20 miliar. ExxonMobil di Indonesia saat ini memiliki lebih dari 850 pegawai, lebih dari 90 persennya adalah orang Indonesia.Â
Selama beroperasi Indonesia, ExxonMobil telah turut aktif mengembangkan dan mendampingi masyarakat di sekitar wilayah operasinya.(rien)