SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Warga Dusun Bendo, Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan penghadangan kepada semua tenaga kerja proyek Banyuurip, Blok Cepu yang melintas jalan setempat, Rabu (1/4/2014). Mereka menghardik semua pekerja yang mengendarai sepeda motor agar mencari jalan lain.
Aksi ini dilakukan warga di jalan poros Kalitidu – Gayam, tepatnya depan Lapangan Dusun Bendo mulai pukul 06.00 WIB. Akibatnya para pekerja yang berangkat kerja dari arah utara harus kembali dan melewati fly over (jalan layang) di Desa Sudu.
Aksi itu dilakukan warga sebagai bentuk protes atas kejadian yang menimpa Madrim (80), warga setempat. Diduga pria lanjut usia itu tewas setelah ditabrak pekerja proyek yang mengendarai motor pada Selasa (31/3/2015), sekira pukul 17.00 WIB.
“Ini juga sebagai bentuk penghormatan kepada korban. Jadi semua naker yang naik motor yang lewat sini, kami minta untuk kembali,” tegas Mulyo, warga setempat yang dibenarkan warga lainnya.Â
Aksi yang dilakukan warga ini mendapat pengawalan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Gayam agar tidak terjadi kericuhan. Bahkan polisi juga sempat mengamankan satu unit sepeda motor milik naker proyek Banyuurip yang berknalpot brong.
“Ya mau gimana lagi, distop warga dan diminta balik ya balik aja. Kan masih bisa lewat fly over,” timpal Adon, salah satu pekerja proyek yang mengendari motor.
Dari pantauan, tadi pagi sejumlah perwakilan dari kontraktor EPC- 1 dan 5 Banyuurip beserta subkontraktornya melakukan takziah di rumah korban yang berada di Madrim (80), warga RT 08, RW 02, Dusun Bendo, untuk iku bela sungkawa.
Sebagaimana diketahui, sore kemarin Madrim menjadi korban tabrak lari yang diduga dilakukan oleh tenaga kerja proyek Banyuurip. Korban ditabarak dari belakang saat berjalan di jalan setempat.Â
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah di bagian kepala belakang dan akhirnya meninggal di rumah sakit PKU MuhammadiyahKalitidu pukul 21.00 WIB. Jenazah korban telah dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat sekira pukul 09.00 WIB. (sam)