SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Operator Lapangan Minyak Tiung Biru (TBR), Pertamina Eksplorasi dan Produsi (PEP) menambah jumlah pengangkutan minyak mentah yang semula sekali ritase dalam sehari, sekarang menjadi dua kali ritase secara bergiliran.
Pengangkutan minyak mentah itu dilakukan oleh 26 armada tanki Lapangan TBR di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menuju pusat penampungan dan produksi (PPP) Menggung milik Pertamina EP Aset IV di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa-Tengah.
Salah satu sopir truk minyak mentah TBR, Nur Sholikin, mengatakan, pengangkutan sebanyak dua ritase setiap armada tanki sudah berjalan sejak adanya penambahan armada tanki.
“Kalau tidak salah sudah sejak bulan Pebruari 2015, Mas,” kata Nur Sholikin kepada suarabanyuurip.com, sabtu (04/4/2015).
Dijelaskan, jatah dua ritase itu tidak setiap hari dilakukan oleh setiap sopir pengangkut minyak mentah. Melainkan secera bergiliran. “Sehari dua ritase, dan sehari satu ritase,” ungkap warga Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, Bojonegoro.
Koordinator road tank, kelompok masyarakat (Pokmas) Tambakrejo-Purwosari, Juari, membenarkan adanya sistim bergilir bagi armada tanki pengangkut minyak TBR.
“Benar, Mas. Dari total 26 armada tanki, 13 armada dua kali dan 13 armadanya lagi sekali begitu sebaliknya, dan itu dimulai sejak tambah armada,” sambung warga Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo.(sam)