Bupati Ingatkan Dampak Kenaikan BBM dan TDL

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, meminta kepada perusahaan di wilayahnya untuk mewaspadai dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan tariff dasar listrik (TDL). Karena hal itu bisa memungkinkan menjadi penyebab terjadinya krisis ekonomi pada perusahaan yang berakibat terhadap pemecatan karyawan untuk menghemat pengeluaran dan mengurangi produksi.

“Kalau tidak produksi akan menurunkan produksi perusahaan itu sendiri,” kata Suyoto pada rapat paripurna penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati tahun 2014 di Ruang Paripurna DPRD Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (6/4/2015).

Untuk mengantisipasi hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, lanjut dia, sejak awal telah melakukan imunisasi. Artinya, pemerintah pusat bisa saja bergolak, tapi bagaimana Bojonegoro tidak terdepak pada pergolakan sosial maupun ekonomi.

“Karena itu bagaimana kita membangun ekonomi, lingkungan hidup, manusia, dan keuangan kita mampu menahan gejolak global maupun regional,” tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Suyoto menjelaskan, ada 10 isu strategis yang telah dan sedang dilaksanakan Pemkab Bojonegoro. Yaitu, mewujudkan pangan dan energi, mewujudkan pembangunan non pangan seperti infrastruktur dan kewirausahaan, kebencanaan lingkungan hidup, reformasi birokrasi, hukum dan sosial, gerakan desa sehat dan cerdas, pengentasan kemiskinan, kebijakan anggaran. (rien)

Baca Juga :   6.000 Nelayan Tuban Miliki Asuransi

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *