Kerugian Banjir Bojonegoro Capai Rp1,6 Miliar

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Banjir yang menerjang Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada 4 April 2015 lalu  telah mencapai status siaga 2 dan berakhir pada Senin (6/4/2015) yang berangsur normal.

Bupati Bojongoro, Suyoto, mengatakan, banjir ini telah menggenangi jalan sepanjang 4.030 m, 9 rumah dan 1 sekolah. Banjir menggenangi areal seluas 1.665 ha, pekarangan, ladang, jalan dan perumahan. Genangan tertinggi 50 cm, tersebar di 32 dusun,18 desa pada 7 kecamatan.

“Dalam banjir ini tidak ada kerugian Jiwa, rumah, sekolah dan jalan,” ujarnya melalui pesan pendek kepada Suarabanyuurip.com.

Dia melanjutkan, perkiraan kerugian sebesar Rp1.676.010.000, terutama kerusakan tanaman padi seluas 261 ha. Rusak persemaian, kehilangan pupuk dan meningkatnya potensi loose dan ongkos akibat panen yang dipercepat. Rata2 kerugian perhektar Rp6.421.000.

“Jumlah ini jauh lebih kecil dibanding dengan potensi yang seharusnya hilang,” imbuhnya.

Potensi tersebut, kata Kang Yoto, sebesar Rp 5.846.400.000 (7 ton perhektar X Rp 3.300) bila banjir lebih lama.

Bupati mengungkapkan, sinergitas TNI, POLRI, Pemkab, Pemdes, relawan dan warga menjadi kunci terhindarnya kerugian yang lebih besar.

Baca Juga :   Hujan Lebat Longsorkan Jalan Petani dan Rumah Warga

“Sumberdaya alam kita terbatas, bahkan bermasalah, tapi kemauan dan kreatifitas kita tidak terbatas,”pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *