SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Pemerintah Desa (pemdes) Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengakui jika belakangan ini muncul makelar tanah yang bergentayangan di wilayahnya untuk kepentingan pembebasan lahan pengembangan proyek Lapangan Kedung Keris (KDK), Blok Cepu.
“Sudah mulai banyak, Mas,”ujar Kepala Desa (Kades) Sukoharjo, Dwi Setyono kepada suarabanyuurip.com, Rabu (15/4/2015).
Dia mengungkapkan, pihaknya kerap didatangi seseorang yang mengaku berkepentingan untuk pembebasan lahan pengembangan Lapangan KDK. Oleh karena itu, dia menghimbau kepada warganya agar berhati hati pada saat negoisasi dengan spekulan.
Dwi Setyono menyarankan agar ada perjanjian yang tidak saling merugikan. “Misalnya, kalau dikasih uang maka harus dipastikan sampai kapan pelunasannya,” pesan dia.
Kades menyampaikan diperkirakan luasan lahan pengembangan Lapangan KDK sekitar 25 hektare. Adapun harga permeter untuk jenis sawah Rp.25 ribu. (roz)