Pemerintah Diminta Lebih Peduli Budaya Literasi

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur disarankan agar lebih memperhatikan keberadaan Taman Baca Masyarakat (TBM) di wilayahnya. Demikian salah satu hasil rekomendasi diskusi dari pelatihan Rembug Budaya Baca yang diselenggarakan Forum TBM bekerjasama dengan Pendidikan Non Formal Indonesia Dinas Pendidikan Bojonegoro, Rabu (15/4/2015) di wisma Toyo Aji, Desa Wedi, Kecamatan Kapas.

“Saya kira salah satu upaya yang dilakukan untuk bersama menghidupkan budaya literasi di Bojonegoro mendesak pemerintah agar lebih peduli TBM,” kata Agus, perwakilan dari TBM Walisongo.

Ketua FTBM Bojonegoro, Imam Mokhlas, mengatakan, pihaknya akan terus melakukan langkah nyata demi mewujudkan budaya literasi di Bojonegoro. Imam mengatakan, secara keseluruhan jumlah TBM di Bojonegoro sebanyak 131. Namun demikian, untuk mewujudkan budaya literasi tidak hanya dilakukan oleh TBM.

“Semua berperan, baik dari LSM, komunitas literasi, pemerintah, dan swasta,” ujarnya.

Imam mengaku siap memfasilitasi aspirasi TBM dan komunitas literasi se Kabupaten Bojonegoro dengan pemerintah atau swasta.

Diberitakan sebelumnya, FTBM Bojonegoro telah melakukan pelatihan literasi selama tiga hari. Pelatihan dimulai pada hari Senin (13/4/2015) sampai Rabu hari ini. (roz)

Baca Juga :   Tunjangan Profesi Guru PNS Tahun 2023 di Bojonegoro Belum Cair

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *