SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Pemerintah Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan belum ada pembentukan tim pembebasan lahan secara resmi dari ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), untuk pembebasan lahan guna pengembangan Lapangan Kedung Keris (KDK), Blok Cepu.
“Dari EMCL sendiri belum dibentuk, kami belum menerima laporan secara resmi,” kata Kepala Desa (Kades) Sukoharjo, Dwi Setiono.
Dengan dasar tersebut, pihaknya menilai keberadaan calo tanah yang mulai mencari lahan untuk pengembangan Lapangan KDK semakin kuat. Dia mengungkapkan, berdasarkan pengakuan dari sejumlah orang yang menemuinya, kebanyakan calo tanah juga berupaya membentuk tim pembebasan. Sedangkan dana yang digunakan ditenggarai kuat berasal dari pemodal luar daerah.
“Saya tanya katanya pemodalnya dari Jakarta,” imbuhnya.
Berkeliarannya calo tanah di Lapangan KDK, juga dirasakan warga sekitar. Sejumlah warga mengaku kerap didatangi pendatang untuk membeli lahan. “Warga banyak yang curiga kalau orang – orang itu makelar tanah,” ucap warga yang meminta identitasnya tak disebutkan. (roz)