SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dalam rangka memperingati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), operator Gas Lapangan Jambaran- Tiung Biru (J-TB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), Jumat (17/4/2015). Kegiatan yang dipusatkan di Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Kabupaten Bojonegoro tersebut diisi dengan olahraga seperti jalan sehat dan donor darah.
Dalam kegiatan ini PEPC mengajak masyarakat, Pemerintah Daerah (PEMDA), para partner, dan mitra kerja yang ikut berpartisipasi dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dari seluruh stakeholder akan pentingnya penerapan budaya K3 diseluruh kegiatan operasional.
PEPC bekerja semaksimal mungkin dengan menjadikan budaya K3 sebagai “jantung” dari bisnis yang dijalankan perusahaan. Kesadaran akan aspek K3 inilah yang dipegang teguh pada setiap kegiatan operasional yang dilaksanakan. Semua itu tidak terlepas dari dukungan masyarakat, BUMD, para partner dan mitra kerja yang menjadikan PEPC bisa sampai pada tahap sukses seperti saat ini.
Direktur Utama PEPC, Amril Thaib Mandailing mengatakan, dalam kesempatan ini, PEPC telah melakukan pencapaian 2000 hari tanpa kecelakaan yang diperoleh perusahaan dari Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia dan telah terlaksananya lifting Perdana Minyak Banyuurip Blok Cepu. Dimana pada lifting pertama ini PEPC telah mengirimkan 550 ribu barel minyak mentah dari FSO Gagak Rimang ke kilang-kilang Pertamina RU IV di Cilacap dan RU VI di Balongan dengan menggunakan kapal tanker Pertamina bernama PT Gunung Geulis.
Amril menambahkan, perlu disadari bahwa pelaksanaan K3 tidak hanya tanggungjawab Pemerintah, tetapi juga tanggungjawab semua pihak, termasuk di dalamnya masyarakat, pengusaha, dan pekerja.
Dengan demikian, lanjut dia, semua pihak terkait berkewajiban untuk berperan aktif sesuai fungsi dan kewenangannya untuk melakukan berbagai upaya dibidang K3 secara terus menerus dan berkesinambungan serta menjadikan K3 sebagai bagian dari budaya kerja disetiap kegiatan.
“Sehingga, tujuan K3 dalam menciptakan tempat kerja yang aman, sehat menuju nihil kecelakaan dan penyakit akibat kerja guna meningkatkan produksi dan produktifitas Nasional maupun regional segera terwujud,” imbuhnya.
Amril berharap, melalui gerakan nasional bulan K3 ini masyarakat industri khususnya pekerja dan pekarya PEPC dapat melaksanakan program K3 tidak hanya di bulan K3 saja, akan tetapi tetap dilakukan secara terus menerus sehingga dapat tercipta tempat kerja yang aman, nyaman, sehat, nihil penyakit akibat kerja dalam rangka meningkatkan produktifitas Nasional.(rien)