SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Gara-gara kesal dengan kondisi jalan rusak, warga memasang meja dan kayu di jalur pantura arah Tuban – Babat, Jawa Timur.
Pantauan suarabanyuurip. com, meja dan kayu ini tampak terpasang sejak dua hari terakhir. Tepatnya di jalur Pantura arah Tuban-Babat, berada di Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.
“Sejak dua hari terakhir Mas,” kata Herman, salah satu warga yang ada di sekitar lokasi.
Aksi warga ini dilakukan lantaran kesal jalan tersebut tidak kunjung dilakukan perbaikan. Di badan jalan banyak ditemui lubang yang cukup dalam dan bergelombang. Padahal jalan tersebut merupakan salah satu jalan nasional.
Alasan lain dipasangnya meja dan kayu karena beberapa kali terjadi Laka Lantas di lokasi tersebut. Utamanya kendaraan roda dua yang terperosok kedalam lubang.
Kondisi jalan semakin rusak sejak satu minggu terakhir, setelah lobang yang ada di jalan tersebut ditambal menggunakan aspal.
“Lubangnya tidak kelihatan, apalagi ketika hujan dan jalan tergenang,” lanjut Herman.
“Makanya dipasang ini biar lubang dihindari dan tidak terjatuh,” jelanya.
Selain di lokasi ini jalur pantura yang ada di pertigaan Pakah, Desa Gesing juga mengalami kerusakan. Di lokasi ini jalan mengalami kerusakan karena lobang dan juga aspal yang tidak rata.
“Beberapa titik memang rusak, seperti di Pakah juga jalur Pantura yang ada dikawasan kota Tuban juga banyak yang berlubang,” kata Anto, salah satu warga Tuban.(edp)