Akan Ada Lifting ke Dua dari Blok Cepu

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Jumlah lifting Lapangan Banyuurip, Blok Cepu sebesar 550 ribu barel minyak mentah berasal dari jumlah akumulasi dari produksi sebelumnya. Demikian disampaikan Kepala Bagian Humas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Rudianto Rimbono, Sabtu (18/4/2015) kemarin.

“Berapa detailnya saya tidak hafal,” kata dia.

Rudi mengatakan, jumlah lifting minyak beda halnya dengan jumlah produksi. Artinya, lifting merupakan jumlah minyak yang sudah masuk dalam tahap penjualan melalui pengapalan. Sedangkan produksi lebih pada jumlah harian.

“Produksi belum tentu jadi lifting,” tuturnya.

Rudi menambahkan, jumlah produksi Lapangan Banyuurip, Blok Cepu saat ini masih 75 ribu barel per hari (bph). Paska lifting perdana yang dilakukan beberapa waktu lalu nantinya juga akan ada lifting kedua dan seterusnya. Hanya saja, dia belum dapat memastikan kapan waktunya.

“Ada jadwalnya tapi akan saya cek dulu,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, dalam keterangan pers yang diterima suarabanyuurip.com, Minggu (12/4/2015) lalu, pemilik saham 45 persen Participating Interest (PI), Blok Cepu PT Pertamina EP Cepu (PEPC) melaksanakan lifting pertama dengan volume sebanyak 550.000 barel minyak mentah dari Kapal Floating Storage and Offloading (FSO) Gagak Rimang. FSO ini merupakan tempat penampungan minyak mentah yang diproduksi dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, yang terletak di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.(roz)

Baca Juga :   Peringati K3, Tripatra Gelar First Aid Competition

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *