GOSP untuk Injeksi Gas Banyuurip

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Eary Production Facility (EPF) atau Gas Oil Separation Plan (GOSP) yang tercakup di tiga desa Gayam, Begadon, dan Ringin Tunggal, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur rencananya akan difungsikan untuk pengelolaan gas yang diinjeksikan di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.

“Tidak dibongkar tapi akan di convert,” kata Kepala Sub Bagian Komunikasi dan Protokol Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Zudaldi Rafdi, kepada Suarabanyuurip.com Selasa (21/4/2015).

Lebih jauh, pria yang juga familiar disapa Bang Rully ini menjelaskan, lokasi GOSP akan diubah dari tempat fasilitas produksi minyak menjadi fasilitas unjuk mengelola gas. Kemudian diinjeksikan ke dalam sumur-sumur di Lapangan Banyuurip.

Dari jumlah produksi 75 ribu barel per hari minyak di Lapangan Banyuurip saat ini, 40 ribu barel tertampung di GOSP. Sedangkan 35 ribu barel sisanya berasal dari well Pad B.

Sedangkan, berapa jumlah kandungan gas di GOSP, menurut dia, sekitar 70 million standard cubic feet per day (MMSCFD) atau juta standar kaki kubik per hari. “Jumlahnya 70 MM,” tuturnya.(roz)

Baca Juga :   Ditjen Migas Gelar Festival EOR 2022, Berikut Syaratnya

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *