SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Kontraktor pelaksana proyek engineering procurement and construction (EPc)-5 Banyuurip, Blok Cepu, PT Hutama Karya – PT Rekayasa Industri (HK-Rekind), hingga hari ini belum melunasi gaji pekerjanya. Padahal perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu sebelumnya berjanji akan melunasi kekurangan gaji tenaga kerjanya pada hari ini, Kamis (23/4/2015).
“Hingga sore ini kekurangan gaji saya belum diberikan. Padahal mereka janji akan memberi kekurangannya hari ini,” kata Ngarsiono, salah satu naker EPC-5 Banyuurip, bagian Scaffolder harian.
Ada sekira 50 tenaga kerja EPC-5 Banyuurip, yang belum menerima upah penuh selama sebulan lebih sejak Pebruari lalu. Total gaji yang seharusnya diterima mereka bekisar Rp3 juta. Namun baru diberikan separo.
Akibatnya keterlambatan gaji itu, puluhan naker beberapa waktu lalu sempat melakukan protes di kantor sementara (temporary office/TO). Aksi mereka dapat diselesaikan setelah HK memberikan setengah gaji dan berjanji membayar kekurangannya hari ini.
Terpisah, humas PT HK, Tony, mengaku tidak bisa menjawab berkaitan keuangan. “Maaf Mas, aku di lapangan ya kalau masalah keuangan tanya dikantor aku gak bisa jawab,” timpal Tony.(sam)