Tiga Orang Muntah-muntah, Satu Dilarikan ke RS

SuaraBanyuurip.comD Suko Nugroho

Bojonegoro – Dari ratusan warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang dievakuasi, tiga orang di antaranya mengalami muntah-muntah dan satu orang dikabarkan dilarikan ke rumah sakit. Hal itu diakibatkan mereka mencium bau tak sedap menyerupai telur busuk dari Sumur Pad A Lapangan Migas Sukowati, Blok Tuban, di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Jum’at (24/4/2015), sekira pukul 19.30 WIB.

Ditengarai mereka keracunan gas H2S dari sumur minyak milik Joint Operating Body Pertamina – PetroChina East Java (JOBP-PEJ). Saat ini sumur Pad A diketahui sedang dilakukan workover (pembersihan).

Tiga warga yang mengaku mual-mual dan muntah-muntah itu adalah Sumiati (37), Suwarni (38), dan Sukran (58). Semuanya warga RT01/RW02, Desa Ngampel.

“Tadi perut saya mual-mual, terus muntah-muntah dan badan menjadi lemas,” kata Sukran lirih dengan wajah terlihat pucat kepada suarabanyuurip.com di lokasi evakuasi di Balai Desa Campurejo.

Sedangkan seorang warga yang dikabarkan mendapat perawatan di rumah sakit adalah Semi (65), warga RT01/RW01. “Ada tadi satu orang dibawa ke rumah sakit Ibnu Sina. Karena kondisnya lemas sekali,” sambung Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno.

Baca Juga :   Pemanfaatan Air Bengawan Solo untuk Proyek Banyu Urip Sudah Terukur

Dari pantauan, para korban yang mengalami mual dan muntah-muntah mendapat pemeriksaan oleh petugas medis. Mereka ditensi darah dan diberikan obat.

Sebagaimana diketahui, bau tak sedap yang berasal dari Sumur Pad A Sukowati sempat membuat panik warga. Mereka berlarian meninggalkan rumahnya karena bau semakin menjadi-jadi.

Saat ini warga telah kembali ke rumah masing-masing, setelah petugas dari JOBP-PEJ memastikan bau telah hilang.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *