SuaraBanyuurip.com – Ahmad Dampurno
Blora- Sebanyak 20 orang relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Blora, Jawa Tengah dipersiapkan menjadi Tim Rescue (TR 20) untuk memberikan pertolongan pertama bagi masyarakat yang tertimpa bencana. Mereka mendapat pelatihan Water Resque dari Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) yang dilaksanakan di area Waduk Greneng, Desa Greneng, Kecamatan Tunjungan.
Ketua Bidang Diklat PMI Blora, Catur, Â mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan untuk menambah kemampuan setiap individu dalam memberi pertolongan pada korban bencana. Â Selain menambah kemampuan, para relawan diharap lebih peka terhadap bencana.
“Mereka merupakan para relawan dari tiap 16 kecamatan yang ada di Blora. Nantinya setiap terjadi bencana, tim itu yang terjun pertama kali di lokasi bencana,” tegas Catur.
Pelatihan tersebut menghadirkan fasilitator dari Badan SAR Daerah (Basarda) Jawa Tengah untuk memberikan materi seperti manajemen penanggulan bencana alam, pengenalan alam  dan pemahaman teknik hidup di alam bebas.
Sementara itu, Ketua PMI Blora Umi Kulsum, menambahkan, dengan adanya Tim Rescue 20 ini akan mampu lebih memperkuat PMI dalam upaya penanggulanan bencana yang ada di Blora. Karena bencana bisa datang secara tiba-tiba tanpa diduga.
“Mereka akan siaga 24 jam, dan harus cepat tiba di lokasi bencana maksimal 5 jam setelah terjadi bencana di suatu tempat,” pungkas Umi.(ams)