SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Menjelang rampungnya proses pengeboran Lapangan Kedung Keris (KDK), Blok Cepu, di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sejumlah pekerja mulai diberhentikan.
Salah satu perwakilan pemuda setempat, Kukuh, menuturkan, sedikitnya ada 14 orang pekerja tak lagi bekerja dan terancam menganggur.
“Ada 14 naker diberhentikan mendadak,” kata dia kepada suarabanyuurip.com, Senin (11/5/2015).
Rinciannya, kata dia, delapan orang dari Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu dan enam orang dari Desa Ngablak, Kecamatan Dander. Sebelumnya mereka dipekerjakan sebagai tenaga operator pompa dan penjaga pipa.
“Untuk tenaga operator pipa sudah selesai tapi kalau pipanya masih perlu penjagaan,” ucapnya.
Kepala Desa Sukoharjo, Dwii Setyono, mengakui adanya pemberhentian tenaga kerja tersebut. “Yang berhentikan operator genset dan penjaga pipa,” ujarnya membenarkan.
Menurut dia, tidak ada masalah dalam pemberhentian pekerja tersebut karena memang pekerjaan telah rampung. “Jumlahnya 14 orang, diberhentikan karena pekerjaannya sudah selesai,” tandasnya.(roz)