SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – PT KrisEnergy akan melakukan pekerjaan rancang bangun yang lengkap (Front-End Engineering and Design/FEED) untuk pengembangan Lapangan Gas Lengo di lepas pantai Jawa Timur, tepatnya di Perairan Bulu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Hal ini disampaikan Vice President Administration KrisEnergy, Florencia Ciska Brata, melalui surat elektronik yang dikirimkan kepada wartawan suarabanyuurip.com, ketika ditanya mengenai jenis pekerjaan apa saja yang akan dilakukan di perairan tersebut.
“Selanjutnya apabila pekerjaan FEED itu sudah selesai akan dilanjutkan dengan pembangunannya,†jelas Ciska.
Dia mengatakan, sejak pembangunan sumur aprasial Lengo-2 pada tahun 2013 lalu, perusahaan sudah melakukan kegiatan untuk mereview semua sumur dan data seismik guna menyusun Rencana Pengembangan (PoD) Lapangan Gas Lengo. Dimana PoD telah disampaikan kepada pemerintah pada bulan Juli 2014 lalu dan resmi disetujui pada Desember 2014 kemarin.
Pengeboran sendiri akan dilakukan di empat sumur pengembangan yang berproduksi ke Wellhead Platform yang tidak berawak.
“Sesuai dengan PoD yang disetujui, akan ada empat buah sumur pengembangan yang berproduksi ke Wellhead Platform tidak berawak,†ujar Ciska, menjelaskan.
KrisEnergy sendiri memperkirakan cadangan minyak dan gas yang ada disana sekitar 359 Milyar Kaki Kubik. Sebagaimana diperkirakan oleh pihak ketiga independen yang berkualifikasi yaitu Netherland, Sewell & Associates, Inc.(edp)