Petani Lamongan Mulai Budidaya Ikan Patin

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, mulai mendorong petani di wilayahnya untuk budidaya ikan Patin. Alasannya, peluang pasar ikan patin cukup terbuka karena banyak dikonsumsi masyarakat dan jadi menu rumah makan mulai pedagang kaki lima hingga restoran.

Bagi petani Lamongan, budidaya ikan patin ini merupakan hal yang baru. Karena selama ini petani setempat lebih banyak budidaya ikan Bandeng, Nila, Ikan Mas, atau Udang Vanname.

Karena itu, untuk mendorong budidaya ini, Dinas Perikanan dan Kelautan Lamongan mengenalkan metode penganekaragaman biota tambak dengan sistem keramba dengan memberikan stimulus bantuan kepada Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Tambah Jaya Desa Lukrejo, Kecamatan Kalitengah. Kepada Pokdakan ini, diberikan bantuan berupa 20 unit keramba Ikan Patin.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Lamongan, Suyatmoko, mengatakan, selain memberikan bantuan keramba, Pokdakan ini juga diberikan bantuan 30 ribu benih Ikan Patin. Setiap unit keramba jaring apung sendiri berukuran 4 m x 6 m dengan tinggi 2 meter.

“Kita juga memberikan pendampingan kepada Pokdakan Tambah Jaya. Karena bagi mereka, budidaya Ikan Patin ini masih sesuatu yang baru,” kata Suyatmoko.

Baca Juga :   Petugas Gabungan Pantau SPBU

Budidaya Ikan Patin ini akan dirasakan hasilnya oleh petani dalam jangka waktu 6 hingga 7 bulan  kedepan. Dari bantuan yang diberikan itu dapat menghasilkan sebanyak 12 hingga 15 ton. Hal itu akan menambah jumlah produksi perikanan Lamongan yang di tahun 2014 lalu sudah mencapai 116.972,36 ton.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *