SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Jasad Reulito Mabao San Jose, warga negara asing kebangsaan Filiphina, yang tewas di lokasi proyek minyak Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, di larikan ke rumah sakit Dr.Soetomo Surabaya.
“Malam ini diberangkatkan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Gayam, Aiptu Murtiadi kepada suarabanyuurip.com di Rumah Sakit Aisiyah Bojonegoro, Sabtu (16/5/2015).
Dia menjelaskan, jasad korban yang tewas akibat tersengat listrik saat melakukan pekerjaan di lokasi proyek Banyuurip siang tadi akan di otopsi kembali di surabaya. Jasad korban sendiri telah berada di ruang jenazah Rumah Sakit Aisiyah Bojonegoro sejak sekira pukul 11.00 WIB.
“Kalau di sana akan ditangani tim identifikasi polda jatim,” imbuh Mutadi.
Pantauan di rumah sakit, jenazah korban mulai diberangkatkan ke surabaya pukul 19.10 WIB menggunakan ambulan.
Sebelumnya diberitakan salah satu pekerja proyek berkebangsaan Filiphina diketahui tewas di gudang Gudang Area pusat faslitas pemrosesan minyak mentah (central processing facility/CPF) Process Building (PB) 23. Area ini masuk wilayah proyek EPC-1 Banyuurip, yang dikerjakan PT Tripatra Engineers & Constructors.
Kuat dugaan korban tewas karena tersengat listrik saat sedang melakukan pengetesan (Commissioning) alat. Sebab korban bertugas sebagai petugas pengetesan alat pemrosesan minyak mentah.(roz)