SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora- Meski puasa Ramadan diperkirakan masih satu bulan, namun harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menunjukkan kenaikan.
Saat ini, harga daging naik menjadi Rp18.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp14.000 per kilogram.
Kenaikan harga daging ayam ini selain karena akan memasuki bulan Ramadan, juga disebakan meningkatnya permintaan pasar karena beralihnya masyarakat dari konsumi daging sapi ke daging ayam karena harga lebih terjangkau.
Ahmad Bushiri (35), pedagang ayam di pasar Induk Cepu, mengaku, kenaikan daging ayam sudah berlangsung sejak seminggu lalu. Kenaikan Rp4000 tersebut, adalah harga dari tempat pemotongan.
“Saya kulakan harganya naik segitu, jadi sampai pembeli juga dinaikkan,†katanya kepada suarabanyuurip.com, Rabu (20/5/2015).
Menurut Ahmad, alasan kenaikan harga tersebut selain menjelang bulan puasa, peternakan tempat mengambil barang juga dipengaruhi oleh harga pakan yang naik. Meski demikian, kenaikan tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap penjualan. Sebab, kebanyakan pembeli di tempatnya merupakan penjual keliling di tempat lain.
“Untuk pembeli rumahan agak berkurang,†kata dia.
Adi Novianto (30), penjual daging ayam lainnya mengungkapkan, kenaikan menjelang bulan Ramadhan ini diduga diwarnai penimbunan barang dari sejumlah peternakan nakal. Sehingga barang semakin sulit dicari dan menjadikan harga naik.(ams)